Al Imam Ibnul Qoyyim berkata: “Maka sesungguhnya hamba itu jika memurnikan niatnya untuk Alloh ta’ala, dan maksud dia, keinginan dia dan amalan dia itu adalah untuk wajah Alloh Yang Mahasuci, maka Alloh itu bersama dia, karena sesungguhnya Yang Mahasuci itu beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. Dan kepala taqwa dan kebaikan adalah murninya niat untuk Alloh dalam penegakan kebenaran. Dan Alloh Yang Mahasuci itu tiada yang bisa mengalahkan-Nya. Maka barangsiapa Allo bersamanya, maka siapakah yang bisa mengalahkannya atau menimpakan kejelekan padanya? Jika Alloh bersama sang hamba, maka kepada siapakah dia takut? Jika Alloh tidak bersamanya, maka siapakah yang diharapkannya? Dan kepada siapa dia percaya? Dan siapakah yang menolongnya setelah Alloh meninggalkannya? Maka jika sang hamba menegakkan kebenaran terhadap orang lain, dan terhadap dirinya sendiri lebih dulu, dan dia menegakkannya itu adalah dengan menyandarkan pertolongan pada Alloh dan karena Alloh, maka tiada sesuatupun yang bisa menghadapinya. Seandainya langit dan bumi serta gunung-gunung itu membikin tipu daya untuknya, pastilah Alloh akan mencukupi kebutuhannya dan menjadikan untuknya jalan keluar dari masalahnya.” (“I’lamul Muwaqqi’in”/ hal. 412/cet. Darul Kitabil ‘Arobiy).
Tampilkan postingan dengan label seram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seram. Tampilkan semua postingan

Perkara Perkara Penting Yang Perlu Diketahui Oleh Setiap Muslim



PENDAHULUAN

بِسم الله الرَّحمنِ الرَّحِيم
الحَمْدُ لله، أَحْمَدُه، وأستعينُه، وأستغفرُهُ، وأَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
أمّا بعدُ:
Termasuk dari perkara penting yang manusia telah lalai darinya adalah pelaksanaan rukun-rukun Islam yang telah disebutkan oleh Rosululloh Shollallohu 'Alaihi wa Sallam yaitu:
«الْإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُومَ رَمَضَانَ، وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلًا».
"Islam adalah kamu bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah Rosululloh Shollallohu 'Alaihi wa Sallam, kamu menegakan sholat, kamu nenunaikan zakat, kamu berpuasa Romadhon dan kamu haji ke Ka'bah jika kamu mampu melakukan perjalanan ke sana". Diriwayatkan oleh Al-Bukhoriy dari Abu Huroiroh dan Muslim dari Umar Ibnul Khoththob.

SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MALUKU



KATA PENGANTAR

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه.
أما بعد:
Salah satu pencaharian masyarakat Arob adalah berdagang, dari zaman ke zaman mereka terus melakukan usaha perdagangan ini, sebelum diutusnya Nabi Muhammad Shollallohu 'Alaihi wa Sallam masyarakat Arob sudah melakukan perdagangan, yang ketika itu tempat perdagangan mereka berpusat di negri Syam, sebagaimana yang dikisahkan oleh Abu Sufyan bin Harb kepada Abdulloh bin 'Abbas semoga Alloh meridhoi keduanya:
"إنَّ هِرَقْلَ أَرْسَلَ إِلَيْهِ فِي رَكْبٍ مِنْ قُرَيْشٍ، وَكَانُوا تُجَّارًا بِالشَّأْمِ".
"Sesungguhnya Hirqlius mengutus kepadanya pengendara dari Quroisy, dan mereka ketika itu adalah berdagang di Syam". Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhon.