Al Imam Ibnul Qoyyim berkata: “Maka sesungguhnya hamba itu jika memurnikan niatnya untuk Alloh ta’ala, dan maksud dia, keinginan dia dan amalan dia itu adalah untuk wajah Alloh Yang Mahasuci, maka Alloh itu bersama dia, karena sesungguhnya Yang Mahasuci itu beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. Dan kepala taqwa dan kebaikan adalah murninya niat untuk Alloh dalam penegakan kebenaran. Dan Alloh Yang Mahasuci itu tiada yang bisa mengalahkan-Nya. Maka barangsiapa Allo bersamanya, maka siapakah yang bisa mengalahkannya atau menimpakan kejelekan padanya? Jika Alloh bersama sang hamba, maka kepada siapakah dia takut? Jika Alloh tidak bersamanya, maka siapakah yang diharapkannya? Dan kepada siapa dia percaya? Dan siapakah yang menolongnya setelah Alloh meninggalkannya? Maka jika sang hamba menegakkan kebenaran terhadap orang lain, dan terhadap dirinya sendiri lebih dulu, dan dia menegakkannya itu adalah dengan menyandarkan pertolongan pada Alloh dan karena Alloh, maka tiada sesuatupun yang bisa menghadapinya. Seandainya langit dan bumi serta gunung-gunung itu membikin tipu daya untuknya, pastilah Alloh akan mencukupi kebutuhannya dan menjadikan untuknya jalan keluar dari masalahnya.” (“I’lamul Muwaqqi’in”/ hal. 412/cet. Darul Kitabil ‘Arobiy).

MENANTI PERTOLONGAN SAMBIL MENERUSKAN PERJUANGAN.

 MENANTI PERTOLONGAN SAMBIL MENERUSKAN PERJUANGAN.
Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Alhamdulillaahi Robbil 'Aalamiin, Ammaa Ba'd:
Laskar Syi'ah hingga hari ini terus menerus berusaha untuk
mendaki bukit Masyrohah tepi barat gunung Barroqoh, kini mereka sudah
berada di tepi bawah bukit Masyrohah sambil menyineper kaum muslimah
yang menuju ke tempat pengungsian, dari tempat itu pula mereka
menyineper kaum muslimin, mereka tidak peduli yang besar ataupun
kecil, tua ataupun muda, dengan tembakan mereka mengakibatkan kaum
muslimin Dammaj tidak bisa lagi menghadiri sholat berjama'ah di
masjid-masjid Dammaj. Mereka mengepung kaum muslimin Dammaj,
menyineper jalan-jalan dan gang-gang rumah kaum muslimin

MENITI JEJAK PARA SHOHABAT DALAM BERJIHAD MELAWAN ORANG-ORANG SESAT.



MENITI JEJAK PARA SHOHABAT DALAM BERJIHAD MELAWAN ORANG-ORANG SESAT.

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Washsholatu Wassalaamu 'Alaa Rosuulillaah  Wa'alaa Aalihi Washohbihi Waman Waalaah.
Ammaa Ba'd:

Ketahuilah oleh kalian -Rohimaniy Warohimakullooh- sesungguhnya mengikuti jejak para Shohabat adalah termasuk penyebab yang paling terpenting dari tercapainya kemenangan dan keselamatan di dunia dan di akhirat, Alloh Ta'ala berkata: "Dan orang-orang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) dari kalangan Al-Muhajirin (para shohabat yang hijroh) dan Al-Anshor (para shohabat yang menolong orang-orang yang hijroh) dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik maka Alloh meridhoi mereka dan mereka pula meridhoi-Nya, dan Dia telah menyediakan bagi mereka Jannah-jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, demikianlah kemenangan yang besar". Para shohabat adalah paling berilmunya manusia setelah para Nabi, mereka paling bersemangat dalam menuntut ilmu di sisi Nabi Shollallohu 'Alaihi wa Sallam, mereka paling memahami Al-Qur'an dan paling dibutuhkan oleh umat manusia, namun ketika sudah disyari'atkan jihad maka mereka paling pertama-tama menyambut seruan jihad, berbeda dengan sebagian orang sesat di zaman ini, mereka menyerukan jihad namun akhir seruan mereka: "...akan tetapi

KEBERANIAN YANG MENJERUMUSKAN KE DALAM NERAKA



KEBERANIAN YANG MENJERUMUSKAN KE DALAM NERAKA

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillahirobbil 'Aalamiin. Ammaa Ba'd: 
Kaum musyrikin pada asalnya adalah penakut,  ketika kita memahami surat Al-Fiil dan kita membaca tafsiran (penjelasan) tentang surat tersebut maka kita akan ketahui bahwa kaum musyrikin Arob ketika itu takut terhadap pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrohah. Kaum musyrikin ketika itu berlarian dari dalam kota Makkah, begitulah keadaan mereka, bila berhadapan dengan pasukan dari kalangan orang-orang kafir atau diajak berperang melawan orang-orang kafir maka mereka lari dan tidak mau ikut, mereka memiliki rasa takut yang sangat, ini persis dengan Bani Isroil, ketika Nabiulloh Musa mengajak mereka untuk berperang maka jawaban mereka kepadanya: "Pergilah kamu dan Robbmu, lalu berperanglah kalian berdua".  Demikianlah keadaan Bani Isroil dan kaum musyrikin Arob yang sangat penakut, namun ketika Muhammad Shollallohu 'Alaihi wa Sallam diangkat sebagai nabi dan diutus sebagai rosul serta memiliki pengikut maka kaum musyrikin dan Bani Isroil memunculkan keberanian dalam memusuhi agama Islam yang dibawa oleh Rosululloh Muhammad Shollallohu 'Alaihi wa Sallam itu, mereka siap mati dan berpuncak-puncak keberanian mereka dalam memusuhi Islam.  Perbuatan mereka itu diikuti oleh kaum musyrikin di zaman ini, diantara mereka adalah kaum Syi'ah yang paling takut dengan Amerika, mereka sering teriak dalam semboyan mereka "al-maut lil Amrikaa" (kematian untuk Amerika) namun ketika utusan PBB dari Amerika datang ke Sho'dah maka mereka tidak berani teriak dengan ucapan itu, bahkan spanduk-spanduk dan tembok-tembok  yang tertuliskan itu, mereka langsung hapus karena takut kepada Amerika, namun dalam memerangi umat Islam maka mereka sangat berani, mereka menyerang Dammaj dan menyerang mujahidin kaum muslimin yang mau masuk ke Dammaj secara besar-besaran. Perbuatan mereka ini ternyata diikuti pula oleh masyarakat yang mengaku sebagai umat Islam, ketika dulu dikomandangkan jihad melawan kaum kafir Kristen di Ambon, mereka sangat takut sampai menggunakan jimat-jimat, bahkan sudah menggunakan syirik seperti itu masih juga lari dari Ambon, karena takut "obet" ya'ni orang-orang Kristen, namun ketika sudah tidak ada perang mereka menampakan diri seakan-akan paling pemberani, lebih-lebih ketika ada yang menda'wahkan Islam yang murni maka mereka sangat marah, mereka berani mati dalam memusuhi orang yang menda'wahkan kepada Islam yang murni itu, mereka siap bertikai. Demikianlah keadaan mereka dalam mencontoh orang-orang musyrik yang berani memusuhi ahli tauhid namun sangat takut dengan orang-orang kafir, Alloh Ta'ala berkata: "Janganlah kalian menjadi seperti orang-orang musyrik".
Ditulis oleh: Muhammad Salim Alu Labisana di Dammaj pada tanggal 10 Muharrom 1435.

PENGHIBUR UNTUK YANG TERLUKA DAN YANG GUGUR.

PENGHIBUR
UNTUK YANG TERLUKA DAN YANG GUGUR.

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaah Ahmaduhu Waasta'inuhu....
Waastaghfiruh. Ammaa Ba'd: Telah sampai kepada kami pertanyaan dari saudara-saudara kita di Tanah Air Indonesia, yang berkaitan dengan keinginan mereka untuk mengetahui kabar putra-putri Indonesia yang ada di Dammaj. Untuk diketahui bahwasanya kami di Dammaj ini Alhamdulillah di atas kebaikan, Nabi Shollallohu 'Alaihi wa Sallam berkata: "Sesungguhnya perkara setiap mu'min semuanya adalah baik, dan demikian itu tidak akan terjadi melainkan hanya kepada orang mu'min, jika dia memperoleh ni'mat maka dia bersyukur maka itu adalah kebaikan baginya dan jika ditimpa musibah maka dia bersabar maka itu adalah kebaikan baginya". Alhamdulillaah 'alaa kulli haal (segala pujian hanya untuk Alloh pada semua keadaan). Adapun pertanyaan: Apakah ada yang gugur (meninggal) dari orang Indonesia?. Alhamdulillah belum ada dari putra-putri Indonesia yang gugur pada perang ini, dan kita berdoa semoga Alloh menjaga kita semua, kalaupun nantinya ada lagi dari putra-putri Indonesia yang gugur di Dammaj maka itu adalah kebaikan pula baginya, Rosulullah Shollallohu 'Alaihi wa Sallam berkata kepada Ummu Haritsah ketika putranya terbunuh di medan jihad: "Sesungguhnya putramu berada di Al-Firdaus Al-A'laa (Surga yang paling tertinggi)". Demikianlah keutamaan  orang yang mati syahid. Adapun pertanyaantentang yang terluka dari orang  Indonesia maka ada beberapa orang yang terluka, dan ini pada tragedi bulan Dzulhijjah dan pada awal bulan Muharrom ini,mereka itu adalah:Muslim Al-Bukhoriy, Imam Hanafiy,Adib Hadromiy,  Muhammad Salim, Said Fuhaid, Tsumamah, Abdulloh pingrang Rofi'i dan Abu Tsabit. Alhamdulillah yang terluka ini ada yang sudah sembuh, ada yang  hampir sembuh dan ada pula yang masih proses perawatan, Insya Alloh semuanya di atas kebaikan, Nabi Shollallohu 'Alaihi wa Sallam berkata: "Demi Yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah dilukai seseorang (berjihad) di jalan Alloh, dan Alloh lebih tahu siapa yang (berjihad) di jalan-Nya melainkan dia datang pada hari kiamat yang warnanya seperti warna darah dan harumnya seperti harumnya minyak wangi". 8Muharram 1435 H Ditulis oleh Abu Ahmad Muhammad bi Salim Al-Limbory

JIHAD ANTARA MANIS DAN PAHITNYA



JIHAD ANTARA MANIS DAN PAHITNYA

K KLM M

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillah, Asta'iinuhu Waastaghfiruh. Amma Ba'du:
Kalimat "Jihad fii Sabilillah" mudah diucapkan namun sulit untuk diwujudkan. Bila seseorang telah mampu mengalahkan sifat kepengecutan dan mampu melangkahkan kakinya untuk maju ke medan tempur maka sungguh dia telah mampu menjalani satu bagian jihad dalam melawan hawa nafsunya, ketika dia sudah berada di tengah-tengah musuh dan tembakan mortir, meriam, basoka dan lemparan geranat menghujaninya, maka di sinilah dia akan merasakan pahit dan sakitnya dalam perjuangan mewujudkan jihad yang hakiki, jikalau seseorang berpenyakit jantungan maka belum terkena tembakan tentu akan mati langsung atau minimalnya pingsan karena derasnya tembakan yang bunyinya menyobek-nyobek angkasa dan menikam dada. Bila seseorang sehat dan gagah pemberani maka akan terlihat sikapnya ada dua pilihan maju atau mundur? namun bila seseorang kuat tawakkalnya dan yakin bahwa Alloh bersamanya dan akan menolongnya maka dia tetap kokoh di atas pendiriannya, bila seperti ini keadaannya maka baginya "ihdal husnayain" (salah satu dari dua kebaikan); mungkin terbunuh sebagai seorang yang mati syahid atau kembali dalam keadaan selamat dan terkadang dengan membawa rampasan perang, jika dia berhasil dalam upaya ini maka dia telah menjalani jihad yang mulia yaitu jihad melawan musuh-musuh Alloh; masuk di dalamnya jihad melawan syaithon dan jihad melawan kaum kafir semisal Alhutsiyyin Asysyi'ah Qootalahumulloh.
Allohummanshurnaa 'Alaihim.

Jadilah Kalian Sebagai Penolong Allah



Jadilah Kalian Sebagai Penolong Allah

بسم الله الرحمن الرحيم
أما بعد‏ الحمد لله رب العالمين

Ini adalah rangkaian penjelasan seputar permasalahan yang berkaitan dengan jihad di Dammaj, pada tulisan ini terdapat nasehat dan dorongan untuk berpartisipasi dalam mewujudkan jihad, baik dengan jiwa, harta dan doa, yang kami tulis di matras Wathon Dammaj dengan menggunakan HP. Semoga apa yang kami tulis ini bermanfaat.  
JADILAH KALIAN SEBAGAI PENOLONG ALLOH
Satu
Alloh Ta'ala memerintahkan orang-orang yang mengaku beriman untuk membuktikan keimanan mereka dengan cara menolong-Nya, ya'ni menolong agama-Nya, sebagaimana yang Dia katakan di dalam surat Ash-Shof ayat (14). Pada ayattersebut kita diperintah untuk menolong agama-Nya sebagaimana Al-Hawariyyun menolong agama Alloh dengan bimbingan rosul-Nya Isa bin Maryam. Pada ayat tersebut terdapat faedah yang indah dan mewah yang menerangkan tentang keutamaan Al-Hawariyyun (para shohabat nabi Isa). Orang-orang Nashoro sebelum diutusnya Ahmad (ya'ni Muhammad)Shollallohu 'Alaihi wa Sallam mereka sangat memuliakan Al-Hawariyyun,karena mereka memperoleh ilmu dari kitab Injil dengan sebab Al-Hawariyyun, merekalah yang meneruskan da'wah 'Isa 'Alaihis Salam, karena perjuangan mereka yang begitu berharga maka kaum Nashoro yang hidup di zaman sebelum diutusnya Ahmad Shollallohu 'Alaihi wa Sallam mereka memuliakan Al-Hawariyyun, tidaklah mereka disebut melainkan dengan kebaikan dan kecintaan. Berbeda dengan penganut agama Syi'ah, mereka mencela, mela'nat dan menjatuhkan kehormatan para shohabat Nabi, tidak hanya para shohabat, nabi Muhammad Shollallohu 'Alaihi wa Sallam-pun mereka hina, dikatakan mencintai wanita berzina ya'ni Aisyah Ummul Mu'minin Rodhiyallohu 'Anha. Tidak hanya itu, namun mereka lancang juga dengan merubah-rubah dan menambah-nambah Kitabulloh Al-Qur'an, perbuatan mereka tidak jauh beda dengan kaum Nashoro yang hidup di zaman setelah diutusnya nabi Al-Ummiy ya'ni Muhammad Shollallohu 'Alaihi wa Sallam, mereka memiliki kesamaan tujuan dan cita-cita ya'ni berupaya untuk menghancurkan agama Alloh  dan mematikan cahaya-Nya, namun Alloh tidak akan membiarkan mereka akan tetapi Dia akan tetap mengokohkan agama-Nya sebagaimanaperkataan-Nya di dalam surat Ash-Shof ayat (8-9). Demikian yang bisa kami tuliskan pada pertemuan pertama ini di matras Wathon-Dammaj padahari Selasa 24 Dzulhijjah 1434

NASEHAT UNTUK YANG BAIK HATI

NASEHAT UNTUK YANG BAIK HATI.

Dengan nama Alloh yang Ar-Rohmaan (Maha Pengasih) lagi Ar-Rohiim (Maha Penyayang).

Segala puji bagi Alloh Robb semesta alam. Kemudian dari pada itu: Telah sampai berita kepada kami tentang niat baik saudara-saudari kami kaum muslimin di Tanah Airku Indonesia, bahwa mereka melakukan pengumpulan dana atau bantuan untuk saudara-saudari mereka di bumi Dammaj semoga Alloh menjaganya dan menjaga kaum muslimin di dalamnya.

Perjalanan Hidup Abul 'Abbas Harmin


RINGKASAN KETERANGAN
TENTANG
PERJALANAN HIDUP ABUL 'ABBAS HARMIN 

Ditulis Oleh:
Abu Muhammad Anas bin Salim Al-Limboriy
'Afallohu 'Anhu

Diberi Keterangan Oleh:
Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy
'Afallohu 'Anhu

Kesabaran Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan Para Sahabatnya


KESABARAN ROSULULLOH SHOLLALLOHU 'ALAIAHI WA SALLAM
DAN PARA SHOHABATNYA

Ditulis Oleh:
Abu Muhammad Anas bin Salim Al-Limboriy
'Afallohu 'Anhu


Diberi Catatan Kaki Oleh:
Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy
'Afallohu 'Anhu


Tujuan Syari'at Islam

Klik gambar untuk DOWNLOAD pdf


KATA PENGANTAR
(ABU AHMAD MUHAMMAD BIN SALIM AL-LIMBORIY)


بِسم الله الرَّحمنِ الرَّحِيم
الحَمْدُ لله، أَحْمَدُه، وأستعينُه، وأستغفرُهُ، وأَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
أمّا بعدُ:
Ini adalah salah satu bagian dari tulisan saudara kami Abul 'Abbas Harmin bin Salim Al-Limboriy Rohimahulloh wa Askanahu Jannatal Firdausil A'la' yang kami salin dari buku induknya "URGENSI TAUHID DALAM PENEGAKAN SYARI'AT ISLAM".
Di dalam buku tersebut terdapat sub pembahasan yang beliau Rohimahulloh telah memberinya judul yaitu: "TUJUAN SYARI'AT ISLAM".
Semoga Alloh 'Azza wa Jalla menjadikan apa yang beliau tulis ini bermanfaat untuk dirinya, putra-putrinya, saudara-saudarinya dan keluarganya serta siapa saja yang menginginkan kebaikan, yang beliau Rohimahulloh telah mendahului mereka:
{رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ} [الحشر: 10].
"Ya Robb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dalam keimanan, dan janganlah Engkau menjadikan kedengkian di dalam hati kami kepada orang-orang yang beriman; Ya Robb kami, sesungguhnya Engkau adalah Ar-Ro'uf (Maha Penyantun) lagi Ar-Rohim (Maha Penyayang)". (Al-Hasyr: 10).

Hukum Mihrob Masjid Dalam Islam




بِسم الله الرَّحمنِ الرَّحِيم

الحَمْدُ لله رَبّ العَالَمِينَ.أمّا بعدُ:

Telah sampai pertanyaan kepada Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy yang berbunyi:

Apa hukum masjid yang ada mihrobnya, karena ada ustadz lulusan Dammaj mengatakan bahwa masjid ada mihrobnya tasyabbuh dengan gereja?, padahal masjid di Dammaj juga ada mihrobnya, juga masjid Nabawiy ada mihrobnya, mana yang benar dalam masalah ini?".

Sesaat Lagi Semua Akan Mati


PENDAHULUAN

بِسمِ الله الرَّحمنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ، أَحْمَدُهُ، وَأَسْتَعِينُهُ، وَأَسْتَنْصِرُهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أمَّا بَعدُ:
Alloh Ta'ala berkata di dalam Al-Qur'an:
{وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ  مُهْطِعِينَ مُقْنِعِي رُءُوسِهِمْ لَا يَرْتَدُّ إِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ وَأَفْئِدَتُهُمْ هَوَاءٌ وَأَنْذِرِ النَّاسَ يَوْمَ يَأْتِيهِمُ الْعَذَابُ فَيَقُولُ الَّذِينَ ظَلَمُوا رَبَّنَا أَخِّرْنَا إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ نُجِبْ دَعْوَتَكَ وَنَتَّبِعِ الرُّسُلَ أَوَلَمْ تَكُونُوا أَقْسَمْتُمْ مِنْ قَبْلُ مَا لَكُمْ مِنْ زَوَالٍ وَسَكَنْتُمْ فِي مَسَاكِنِ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ وَتَبَيَّنَ لَكُمْ كَيْفَ فَعَلْنَا بِهِمْ وَضَرَبْنَا لَكُمُ الْأَمْثَالَ} [إبراهيم: 42-45].
"Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa Alloh lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zholim. Sesungguhnya Alloh memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong. Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zholim: "Waha Robb kami, beri tangguhlah kami  walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan-Mu dan kami akan mengikuti rosul-rosul". (Kepada mereka dikatakan): "Bukankah dahulu kalian telah bersumpah bahwa sekali-kali kalian tidak akan binasa?. Dan kalian telah berdiam di tempat-tempat kediaman orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri, dan telah nyata bagi kalian bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepada kalian beberapa perumpamaan". (Ibrohim: 42-45).
Bila seseorang membaca, merenungi dan meresapi ayat-ayat Al-Qur'an tersebut maka tentu akan membuatnya untuk sadar, bila dia sudah menyadari tentang arti dari sebuah kehidupan maka dia akan bertambah sadar, 

المبادئ المفيدة DASAR-DASAR YANG BERFAEDAH





المبادئ المفيدة
في التوحيد والفقه والعقيدة

DASAR-DASAR YANG BERFAEDAH
TENTANG
TAUHID, FIQIH DAN AQIDAH

HUBUNGAN ANTARA TAUHID DAN SYARI'AT


KATA PENGANTAR
(ABU AHMAD MUHAMMAD BIN SALIM AL-LIMBORIY)

 بِسم الله الرَّحمنِ الرَّحِيم
الحَمْدُ لله، أَحْمَدُه، وأستعينُه، وأستغفرُهُ، وأَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
أمّا بعدُ:
Ini adalah salah satu dari tulisan saudara kami yang mulia Abul 'Abbas Harmin bin Salim Al-Limboriy Rohimahulloh wa Askanahu Jannatal Firdausil A'la' yang kami salin dari buku induknya "URGENSI TAUHID DALAM PENEGAKAN SYARI'AT ISLAM". Beliau Rohimahulloh telah memberi judul pada sub pembahasan tersendiri dengan judul "Hubungan Antara Tauhid dengan Syari'at".