Al Imam Ibnul Qoyyim berkata: “Maka sesungguhnya hamba itu jika memurnikan niatnya untuk Alloh ta’ala, dan maksud dia, keinginan dia dan amalan dia itu adalah untuk wajah Alloh Yang Mahasuci, maka Alloh itu bersama dia, karena sesungguhnya Yang Mahasuci itu beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. Dan kepala taqwa dan kebaikan adalah murninya niat untuk Alloh dalam penegakan kebenaran. Dan Alloh Yang Mahasuci itu tiada yang bisa mengalahkan-Nya. Maka barangsiapa Allo bersamanya, maka siapakah yang bisa mengalahkannya atau menimpakan kejelekan padanya? Jika Alloh bersama sang hamba, maka kepada siapakah dia takut? Jika Alloh tidak bersamanya, maka siapakah yang diharapkannya? Dan kepada siapa dia percaya? Dan siapakah yang menolongnya setelah Alloh meninggalkannya? Maka jika sang hamba menegakkan kebenaran terhadap orang lain, dan terhadap dirinya sendiri lebih dulu, dan dia menegakkannya itu adalah dengan menyandarkan pertolongan pada Alloh dan karena Alloh, maka tiada sesuatupun yang bisa menghadapinya. Seandainya langit dan bumi serta gunung-gunung itu membikin tipu daya untuknya, pastilah Alloh akan mencukupi kebutuhannya dan menjadikan untuknya jalan keluar dari masalahnya.” (“I’lamul Muwaqqi’in”/ hal. 412/cet. Darul Kitabil ‘Arobiy).

BIOGRAPHI : Mengenang Syaikh Abdulloh Bin Muzahim Rahimahulloh

Syaikh Abdullah Muzahim rahimahullo
Ketika terjadi pengepungan pertama terhadap Dammaj pada tahun 1433, yang dilakukan oleh kaum kafir Rofidhoh Qotalahumulloh, maka kaum muslimin dan beberapa tokoh qobilah dari beberapa daerah di Yaman menyambut panggilan jihad yang diserukan oleh para ulama, para du’at dan tholabatul ‘ilmi Ahlissunnah wal Jama’ah.
Diantara tokoh qobilah yang menyambut seruan jihad itu adalah Asy-Syaikh Abdulloh bin Muzahim Rohimahulloh, beliau membawa pasukannya menuju medan jihad di Kitaf.
Setelah pengepungan pertama Dammaj selesai maka Asy-Syaikh Abdulloh bin Muzahim Rohimahulloh bersama orang-orang qobilahnya menziarohi Dammaj, beliau datang dengan dikawal oleh pengawalnya yang disebut dengan “teropong malam”, pengawalnya ini memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain, dari pembawaannya sejak kecil dia bisa melihat di tengah gelapnya malam, kehidupan dalam kesehariannya adalah mencari ikan di laut, dia memilih pekerjaan ini karena dia bisa melihat kedalaman laut, dan bisa melihat ikan-ikan dari perahunya.

BIOGRAPHI: Mengenang Syaikh Qobilah Al-Wailiy Nashir Ubadah Rahimahulloh

SYAIKH QOBILAH Nashir bin Mas'ud 'Ubadah Al-Wailiy
بسم الله الرحمن الرحيم
Beliau adalah Nashir bin Mas’ud ‘Ubadah Al-Wailiy, beliau termasuk dari salah satu Syaikh Qobilah di Wailah.
Dari zaman Al-Imam Al-Wadi’iy Rohimahulloh negri Wailah sudah dimasuki da’wah Ahlussunnah, ketika kami sampai di Dammaj pada awal Romadhon enam tahun yang lalu, kami melihat beberapa orang dari murid Syaikhuna Yahya Al-Hajuriy keluar da’wah ke Wailah, bahkan sebelum pengepungan terakhir terhadap Dammaj, ada salah satu kampung di sekitar Wailah meminta untuk mencari para da’i untuk keluar da’wah ke pemukiman mereka dekat Wailah.

Keharusan Memotong Kepala Pada Gambar Makhluk Bernyawa

d1
KEHARUSAN MEMOTONG KEPALA 
PADA GAMBAR MAKHLUK BERNYAWA
Tanya: Bismillah…, Ustadz bagaimana hukum tentang masalah gambar bernyawa (yang kelihatan gambar orangnya tapi kecil-kecil tidak terlihat matanya) semisal di sebuah majalah atau buku atau website, dia memajang gambar pemandangan ka’bah, namun di sana masih terlihat gambar orang-orangnya. Memangsih tidak terlihat kedua matanya, namun sosok-sosok manusia tetap kelihatan, seperti kepala, tangan kaki (terlihat kecil-kecil karena memfotonya dari jauh). Apakah hal seperti ini termasuk pengecualian?. Apakah boleh gambar bernyawa seperti itu dipajang? Halal apa haram?. Mohon penjelasannya. Jazaakumullahukhoiro. (Pertanyaan dari Semarang).

BIOGRAPHI: Mengenang Syaikh Qobilah Al-Wadi’iyyah Sholih Manna’ Rahimahulloh

Asy-Syaikh Sholih bin Ahmad Manna' Al-Wadi'iy Rohimahulloh
بسم الله الرحمن الرحيم
NAMA DAN NASAB BELIAU
Beliau adalah Asy-Syaikh Sholih bin Ahmad Manna’ Al-Wadi’iy Rohimahulloh, beliau dikenal dengan ‘Amm Sholih. Beliau termasul penduduk asli Dammaj, ketika Al-Imam Al-Wadi’iy Rohimahulloh dikeluarkan dari kerajaan Saudi Arabia, Amm Sholih ini yang termasuk pembelanya dan terus mengikuti da’wahnya Rohimahumulloh.
Ketika kami dan Al-Ustadz Muhammad Rofi’i Rohimahulloh berada di salah rumah di Alu Manna‘ sedang mempersiapkan perlengkapan jaga, tiba-tiba datang salah seorang putra dari Amm Sholih, beliau menginginkan agar kami menjadikan rumahnya sebagai tempat peristrahatan dan tempat menyimpan perlengkapan jaga, kemudian beliau menceritakaan keadaan bapaknya yang barusan meninggal ketika itu, bahwa bapaknya ya’ni Asy-Syaikh Sholih Rohimahulloh pernah mengajaknya semasa kecilnya, untuk ikut sholat bersama Al-Imam Al-Wadi’iy, kebiasan merekasholat dengan tanpa meletakan tangan di atas dada, namun diluruskan, kemudian Al-Wadi’iy merintahkannya untuk meletakannya di atas dada, diapun lakukan, dan sandalnya diletakan di bawah ketiak, dijepit antara lengan dan dada, Al-Imam Al-Wadi’iy menyuruhnya untuk memakai sandalnya dalam sholat, diapun memakainya.

Yang Benar Yang Tidak Membuat Makar

YANG BENAR YANG TIDAK MEMBUAT MAKAR
Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 5Tanya: Bismillah….. Dari khabar yang ana dengar, akan terjadi perang di Yaman, dan ada 3 (tiga) pasukan yang akan berperang, yaitu Hutsy, pemerintah Yaman dan AQap.
Dari ketiga pasukan tersebut, manakah yang di atas dalil baik Al-Quran dan As-Sunnah, yang disebutkan oleh hadits, ada pasukan di Yaman, ada pasukan di Syam dan ada pasukan di Iraq, mereka satu pasukan yang terpisah-pisah tapi satu pasukan (satu pemahaman).
Barangkali kalau pergi ke Yaman akan lebih mudah dan tidak berpayah-payah, dari Jakarta terbang ke Yaman, tentu dengan salah satu dari ketiga pasukan itulah yang dimaksud dalam hadits.
Pertanyaan: Dari ketiga pasukan itu mana yang diatas Dalil?. Jazakallahukhair. Barakallahufikum.
Jawab: Yang di atas dalil adalah Ahlul Haq:
“أهل الحق هم أهل السنة والجماعة، ومن عداهم فأهل الفرقة والبدعة”.
“Ahlul haq mereka adalah Ahlussunnah wal Jama’ah, dan orang-orang selain mereka adalah para pemecah belah dan para pembuat bid’ah”. 
Apa yang kami katakan ini adalah benar adanya, oleh karena itu setiap orang berkewajiban untuk bergabung dan mengikuti manhaj Ahlissunnah wal Jama’ah, Rosullulloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata:
فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين
“Maka wajib bagi kalian (untuk berpegang teguh) dengan sunnahku dan sunnah kholifah yang empat, yang mendapatkan petunjuk”.

PDF : Diantara Ulama Ahlis-Sunnah Wal-jama’ah Yang Terbunuh Dinegri Al-Hikmah

DIANTARA ULAMA AHLISSUNNAH yang terbunuh dinegeri Hikmah

BIOGRAPHI: Mengenang Syaikhuna Abu Abdillah Ma’mun Adh-Dholi’iy Rohimahullah

Syaikhuna Abu Abdillah Ma’mun Adh-Dholi’iy Rohimahulloh 2
ترجمة شيخنا أبي عبد الله مأمون الضا لعي رحمه الله
NAMA DAN NASAB BELIAU
Beliau adalah Syaikhuna Abu Abdillah Ma’mun bin Abdillah bin Sholih Adh-Dholi’iy Rohimahulloh.
Beliau Rohimahulloh berasal dari propinsi Dholi’, bertetangga dengan propinsi Ibb di Yaman.
KESUNGGUHAN BELIAU DALAM MENUNTUT ILMU
Beliau Rohimahulloh termasuk salah satu penuntut ilmu yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu, sampai seorang syaikh berkata tentang beliau:
الشيخ مأمون الضالعي يحفظ القرآن، ورياض الصالحين
“Asy-Syaikh Ma’mun Adh-Dholi’iy, beliau hafal Al-Qur’an dan Riyadhush Sholihin”.

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Senin, 20 Dzul-Qaedah 1435 H)

Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 5MENGHADIRI KAJIAN ULAMA DARI SAUDI
Tanya: Ustadz, ada tabligh akbar yang diselenggarakan di masjid umum oleh perserikatan hizbiyyun, orang-orang Firanda dengan orang-orang TV Roja dan para pengikut hawa, mereka mendatangkan ulama dari Saudi, apakah boleh kami hadiri?.
Jawab:
 بسم الله الرحمن الرحيم
Dilihat dulu, ulama siapa yang mereka datangkan?, kalau ulama hizbiyyin dan tokoh-tokoh murji’ah, maka jangan hadiri, Ibnu Sirin Rohimahulloh berkata:
إن هذا العلم دين، فانظروا عمن تأخذون دينكم
“Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka lihatlah kepada siapa kalian mengambil agama kalian”.
Kalau yang diundang atau yang mengisi muhadhoroh  adalah dari ulama Ahlissunnah semisal Asy-Syaikh Abdurrozzaq Ibnusy Syaikh Abdil Muhsin Al-‘Abbad atau yang semisal beliau dari ulama yang dikenal istiqomah di atas Assunnah Hafizhohumulloh maka hadirilah, setelah itu kembali ke tempat masing-masing, jauhilah dari bermajelis dengan shohibul hawa dan para pembuat syubhat, dan jangan sampai duduk dengan para wartawan atau pemotret TV Roja, yang nantinya akan diambil gambar-gambar kalian, perbuatan seperti ini, ya’ni menjadikan ahlul ahwa’ sebagai kawan dan memotret atau membuat gambar adalah termasuk dosa besar, Ar-Rosul Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata:

BIOGRAPHI: Mengenang Syaikhuna Abu Usamah Adil As-Siyaghiy Rohimahullah

MENGENANG SYAIKHUNA ABU USAMAH 'ADIL AS-SIYAGHIY ROHIMAHULLOH
ترجمة شيخنا أبي أسامة عادل الشياغي رحمه الله
Beliau Rohimahulloh termasuk salah seorang dari murid Al-Imam Al-Wadi’iy Rohimahulloh.
Beliau Rohimahulloh memiliki banyak tulisan, diantaranya beliau mengumpulkan jarh Syaikhnya Al-Imam Al-Wadi’iy, yang beliau namai dengan “Al-Majruhin ‘Inda Al-Imam Al-Wadi’iy”.
Setelah Al-Imam Al-Wadi’iy Rohimahulloh meninggal dunia, kitab tersebut diterbitkan dan telah tersebar.
Setelah Al-Wadi’iy Rohimahulloh meninggal dunia, beliau Rohimahulloh tidak pergi meninggalkan Dammaj, bahkan beliau terus menerus menuntut ilmu di sisi Syaikhuna An-Nasihul Amin ‘Afallohu ‘anhum, di samping itu beliau terus membahas, mengajar dan berda’wah serta menulis.
Sebelum beliau meninggal, beliau sempat menerbitkan tulisannya berupa “Tahqiq ‘ala Al-Hiththoh”.

BIOGRAPHI : Mengenang Syaikhuna Abu Hafs Umar Al-‘Iraqiy Rohimahullah

Syaikhua Abu Hafs Al-Iraqi rahimahulloh
ترجمة شيخنا أبي حفص عمر العراقي رحمه الله
Termasuk keutamaan dan karomah yang terbesar bagi seseorang adalah mengikuti dan berpegang teguh kepada As-Sunnah dan meninggal di atasnya. Sungguh telah kita dapatkan dan kita saksikan dari para penuntut ilmu dan para da’i ketika di Dammaj kebaikan-kebaikan yang sangat banyak, diantara mereka adalah Syaikhuna Abu Hafsh Umar Al-Iroqiy Rohimahulloh.
Beliau telah mengumpulkan banyak kebaikan, diantaranya:
1. Menuntut ilmu.
2. Berda’wah sambil menuntut ilmu.
3. Berjihad di jalan Alloh sambil menuntut ilmu dan berda’wah.
Dengan kebaikan yang beliau Rohimahulloh lakukan, banyak pula pujian dari para ulama dan para penuntut ilmu terhadap beliau, diantara mereka berkata:

Kejengkelan Yang Terus Berjalan

isu-isu
Kejengkelan Yang Terus Berjalan
TanyaTelah disebar di tempat kami bahwa Syiah-Hutsy mau kuasai Son’a ibukota Yaman. Isu-isu telah tersebar bahwa sebentar lagi akan terjadi perang besar-besaran di Son’a, Asy-Syaikh Yahya Al-Hajuriy sudah kabur pergi ke Ibb untuk menyelamatkan dirinya.
Jawab: بسم الله الرحمن الرحيم
Perlu kami luruskan dari pemberitaan seperti itu, untuk diketahui bahwasanya isu-isu seperti itu sengaja dimunculkan oleh orang-orang yang ingin menjatuhkan Syaikhuna Yahya Al-Hajuriy Hafizhohulloh.
Pada akhir Romadhon yang lalu beliau ke Saudi dalam rangka berobat dan sekaligus melakukan umroh, kemudian orang-orang yang menginginkan untuk merendahkan dan menjatuhkan beliau menyebarkan isu-isu bahwa beliau ke Saudi untuk menyelematkan diriya karena Rofidhoh sudah mulai bergerak menuju Sana’a, dan beliau secara diam-diam pergi, dan keluarganya akan menyusulnya, dan berbagai isu mereka sebarkan.

BIOGRAPHI: Mengenang Syaikhuna Abu Abdir Razzaq Riyadh Ar-Rodfaniy Rahimahullah

Biografi Abu 'Abdir Razzaq Riyadh Ar-Rodfaniy Rohimahulloh
ترجمة شيخنا أبي عبد الرزاق رياض الردفاني رحمه الله
NAMA DAN NASAB BELIAU
Beliau adalah Syaikhuna Abu ‘Abdirrozzaq Riyadh bin Muhammad bin ‘Ali Ad-Da’iriy Ar-Rodfaniy Rohimahulloh.
Beliau tinggal di kampung Sholahuddin As-Sahiliyyah, di propinsi ‘Adn.
BERANGKAT MENUNTUT ILMU
Beliau Rohimahulloh berangkat ke Darul Hadits Dammaj untuk menuntut ilmu agama pada bulan Syawwal tahun 1422, dan beliau ketika sampai di Dammaj, tidak lagi bertemu dengan Al-Imam Al-Wadi’iy Rohimahulloh, beliau berkata:
فأشكر العلامة الوادعي رحمه الله وإن كنت لم ألقه الذي كان سببا في تأسيس هذه الدار المباركة
“Maka aku bersyukur kepada Al-‘Allamah Al-Wadi’iy Rohimahulloh, walaupun aku tidak bertemu dengan beliau, yang mana beliau adalah sebab dalam mendirikan Dar (pondok pesantren) yang diberkahi ini”.

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Kamis, 15 Dzul-Qaedah 1435 H)

INGIN SYAHID SEPERTI MEREKA YANG MATI SYAHID
Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 5
Tanya: Alhamdulillah, sudah terkumpul semua kebaikan pada diri beliau (ya’ni Asy-Syaikh Abu Abdirrozzaq Riyadh), dan ditutup dengan jihad melawan orang kafir, insya Allah beliau syahid.
Tinggal ana yang di Indonesia, tanpa ilmu dan tanpa amal, dan ana ingin menebusnya dengan jihad, tapi kemana ana harus pergi?. Padahal sekarang tanda-tanda akhir zaman sudah sangat jelas, sesuai hadits atau pun ayat Al-Qurannya.
Pertanyaan, ana belum terjawab ya akhi. Kemana ana harus pergi bergabung dengan siapa?. Barakallahufikum.
Jawab: بسم الله الرحمن الرحيم
Ketika Hudzaifah Ibnul Yaman Rodhiyallohu ‘anhu khowatir dengan fitnah yang akan datang, dan beliau berkata kepada Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam:
يا رسول الله فما تأمرنا عند ذلك؟
“Wahai Rosululloh apa yang engkau perintahkan kami pada demikian itu?”.
Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata:
تلزم جماعة المسلمين وإمامهم
“Kamu senantiasa bersama Jama’ah kaum muslimin dan pemimpin mereka”.
Ini solusi tepat dalam menghadapi fitnah, Ibnu Bazz Rohimahulloh berkata:

BIOGRAPHI: Mengenang Syaikhuna Al-Faqih Abu Basyir Al-Hajuriy Rahimahullah

Mengenang syaikh Abdul Basir Al-Hajury rahimahullah
ترجمة شيخنا الفقه ابوا بشير الحجوري رحمه الله
NAMA DAN NASAB BELIAU
Beliau Rohimahulloh adalah Syaikhuna Al-Faqih Abu Basyir Muhammad bin Ali bin Ali bin Yahya Az-Za’kariy Al-Hajuriy Rohimahulloh. Beliau hidup di lingkungan keluarga yang taat, beliau adalah cinta kepada kebaikan dan beliau menjaga sholat lima waktu yang dilaksanakan di masjid.Beliau benci terhadap tempat-tempat yang ada kejelekannya.
Dengan kebaikan dan kecintaan beliau kepada kebaikan ini, Alloh-pun mudahkan dan lapangkan dadanya dalam menerima da’wah Ahlissunnah wal Jama’ah dan beliau istiqomah di atasnya:
فمن يرد الله أن يهديه يشرح صدره للإسلام
“Maka barang siapa yang Alloh inginkan untuk memberikan hidayah kepadanya maka Dia melapangkan dadanya dengan Islam”.
Ketika beliau Rohimahulloh sudah mendapatkan hidayah untuk mengikuti Al-Islam yang dia adalah As-Sunnah maka Alloh Ta’ala menambah kebaikan kepadanya untuk menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj:

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Rabu, 15 Dzul-Qaedah 1435 H)

Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 5MENELADANI PARA BIKSU DALAM MENGAGUNGKAN BATU
Tanya: Di dusun Wailapia-Seram-Maluku ada sebuah batu, batu tersebut di letakan di masjid, lalu masyarakat mengkeramatkannya, bila mereka memiliki hajat atau cita-cita maka mereka meminta dan memohon kepada batu tersebut, apa pendapat pak ustadz tentang batu tadi?.
Jawab: بسم الله الرحمن الرحيم
Tidak diragukan lagi bahwa masyarakat di kampung tersebut telah terjatuh ke dalam kesyirikan yang terbesar, batu tersebut adalah sarang jin, kami katakan seperti ini karena kami mengetahui dari salah seorang dari keturunan warga kampung tersebut, bahwasanya batu tersebut, awalnya ditemukan oleh salah seorang nelayan, dia melihat batu itu terapung di laut, karena batu itu ringan seperti gabus, dan batu tersebut di dalam bahasa mereka disebut dengan “wacu lanto” (batu terapung).
Seorang nelayan tadi, pada awalnya mendengar suara, setelah ditelusuri ternyata dari batu tersebut, kemudian dia membawa batu tersebut ke kampungnya hingga kemudian tokoh-tokoh masyarakat kampung tersebut meletakannya di masjid.

Diantara Perkara Manhajiyyah

diantara perkara manhajiyyah
Tanya: Sebagian da’i tidak menganggap Abdurrahman Al-Adeny dan pengikutnya sebagaihizbiyyun karena mereka tidak melihat sifat-sifat hizbiyyah pada Abdurrohman Al-Adeny dan pengikutnya, apa jawaban antum dalam masalah ini?.
Jawab: بسم الله الرحمن الرحيم Hal demikian itu disebabkan peremehan mereka terhadap penyelisihan yang mereka lakukan terhadap manhaj Ahlissunnah wal Jama’ah, yang menurut mereka remeh dan kecil:

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Selasa 14Dzul-Qaedah 1435 H)

Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori
BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA YANG AHLU BID’AH
Tanya: Ana membaca beberapa kitab yang berkaitan dengan hajr terhadap ahlu bid’ah, bagaimana kalau ahlu bid’ah adalah orang tua kita, apa di hajr juga sebagaimana ahlu bid’ah lainnya?.
Jawab: بسم الله الرحمن الرحيم Alhamdulillah tidak ada satu permasalahan pun di dalam agama kita melainkan sudah pernah terjadi di zaman salaf, Alloh Ta’ala berkata:
فلا تقل لهما أف ولا تنهر هما وقل لهما قولا كريما
“Maka janganlah kamu berkata kepada keduanya (dengan perkataan) “heh” dan janganlah kamu membentak keduanya, dan berkatalah kepada keduanya dengan perkataan yang mulia”.
Metode seperti ini yang dipraktekan oleh Al-Kholil ‘Alaihissholatu Wassalam, beliau berkata kepada bapaknya dengan perkataan yang sopan dengan seruan “Ya Abati” (wahai ayahanda), penggunaan kata “abati” di dalam kebiasaan orang Arob adalah termasuk kata penuh kelembutan, kata ini lebih mulia dari kata “abi” (bapakku).
Al-Kholil ‘Alaihissalam adalah teladan ahlu tauhid, tidak dibenarkan bagi seseorang yang mengaku sebagai ahlu tauhid kemudian kasar dan tidak sopan kepada kedua orang tuanya.

Membuatku Kecewa

Membuatku kecewa
Keluhan: Saya baru awal-awal ngaji bersama ustadz dari lulusan Madinah, setelah beberapa lama saya ngaji, saya diperkenalkan dengan pengajian di salah satu pondok ustadz lulusan Yaman (saya tidak ingin menyebut namanya), saya melihat pengajiannya sama dengan pengajian ustadzku lulusan Madinah, kitab yang dikaji juga sama, namun membuat saya terheran ketika saya ditanya “Sebelumnya belajar sama siapa?”, sayapun sebutkan nama ustadzku, terus dikatakan tentang ustadzku: “Dia itu surury”.
Awalnya saya senang dengan penyebutan itu, karena yang saya tahu “surur” artinya senang, namun ketika saya mendapati tulisan bahwa surury yang disebutkan itu maksudnya ahlu bid’ah, sayapun marah sekali sama yang bilang tadi, saya jadi benci dan tidak mau lagi ke pondoknya.
Pada saat saya mendengar bahwa ustadz Abu Ahmad Al-Limbory Hafizhahullah sudah kasih penjelasan tentang surury maka saya berkeinginan untuk memberi tahukan ustadz Limbory Hafizhahullah untuk menjawab masalah saya ini, supaya saya tidak salah dalam menyikapi.

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Ahad, 12 Dzul-Qaedah 1435 H)

Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 4
KAFIRNYA ORANG-ORANG YANG MEMAKAN KEDUA ORANG TUA MEREKA
Tanya: Di dekat Kalimantan ada suatu pulau, penduduknya memiliki adat tersendiri, bila orang tua mereka sudah lanjut usia, sebelum meninggal mereka mengadakan acara besar-besaran, seluruh anak cucu dari orang tua tersebut berkumpul lalu mereka menyembelih orang tua mereka yang sudah lanjut usia tersebut, setelah itu mereka memasaknya lalu mereka makan bersama-sama, mereka meyakini bahwa daging dan roh orang tua mereka itu akan menyatu dengan tubuh-tubuh mereka, yang kemudian mereka akan lahirkan kembali. Apakah hukum mereka ini?.

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Sabtu, 11 Dzul-Qaedah 1435 H)

Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 4
DA’WAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH DA’WAH PENUH HIKMAH
Tanya: Aku pernah mengikuti ajakan masku untuk ikuti pengajian yang diisi kiayi dari Yaman, aku tanya aliran kiayi itu, masku bilang murid syekh Hajuri, aku bandingkan dengan pengajian dari teman-teman kuliahku dari PKS, jauh beda, dari pendiri aliran kiyai Yaman dengan PKS sudah beda, pemimpin juga beda, dari Yaman pimpinannya Hajuri dari PKS imam Hasan Albanna, aku baru sekali lihat pengajian aliran kiyai Yaman kayaknya keras, baru yang hadir semua pakaiannya beda dari yang lain, aku kira yang hadir di situ orang-orang khusus dari pengikut aliran kiyai Yaman………..

Tanya-Jawab InsyaAllah Bermanfaat (Jum’at, 10 Dzul-Qaedah 1435 H)

Tanya jawab Bermanfaat Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbori 4
TUTUPILAH AIB SAUDARAMU
Tanya: Jika dosa yang dibuat secara terang terangan dan dia bertaubat. Adakah wajib dia menutup keaiban diri dan kita sebagai orang yang mengetahui aibnya juga harus tutup keaiban atau dosa yang dilakukan secara terang terangan pada masa lalu setelah dia bertaubat?.
Mohon penjelasan kerana ada satu blog yang saya baca dia menyatakan keaiban yang dilakukan secara terang terangan harus dibongkar untuk kebaikan.Tapi bagaimana jika dia bertaubat?.

Beda Celaaan dan Pembenaran

Beda celaan dan pembenaran
Tanya: Akhy apa benar Syekh Yahya tidak mengakui kalau An-Nawawy sebagai imam?, dan benarkah Syekh Yahya masih mencela Imam Nawawy?.